Efek yang Didapatkan Ketika Pabrik Tidak Menggunakan Floor Hardener

Pabrik adalah bangunan industrial yang merupakan tempat dimana pengolahan bahan mentah menjadi bahan jadi yang mempunyai nilai. Di Indonesia sudah banyak tersebar berbagai pabrik yang memproduksi berbagai macam barang, pakaian, makanan, maupun benda-benda elektronik. Dalam aktivitas pabrik atau industrial seperti yang kita ketahui menggunakan alat-alat berat dan berbagai mesin industrial yang digunakan untuk perakitan atau pembuatan. Ditambah lagi dengan banyaknya pekerja pabrik, mesin pengangkut barang, troley barang yang berlalu lintas setiap harinya memungkinkan lantai pabrik menjadi mudah rapuh jika tidak diperkuat dengan floor hardener.

Floor Hardener

Floor hardener berasal dari bahasa inggris dari kata floor yang artinya lantai dan hardener artinya pengeras, maka berarti pengeras lantai. Pengeras lantai merupakan teknik kontruksi lantai dengan melapisi serbuk atau semen khusus pengeras diatas coran lantai beton yang masih basah. Tujuan dari penggunaan pengeras yaitu agar lantai dapat kuat dan berumur panjang, serta tahan dari timpaan benda-benda berat. Kita sudah mengetahui keunggulan dari pemakaian bahan tersebut pada lantai pabrik. Namun apa efek yang ditimbulkan pada pabrik yang tidak menggunakan pengeras lantai? Simak uraian singkat mengenai efek pabrik tanpa pengeras lantai dibawah ini.

1. Daya tahan lantai pabrik tidak maksimal

Berbagai mesin pabrik yang digunakan untuk produksi para pekerja yang berlalu lintas membuat daya tahan lantai tidak maksimal dan mudah retak. Bahkan bisa amblas jika lantai pabrik tidak di perkeras dan di pertebal dengan floor hardener. Hal demikian dapat berakibat juga pada aktivitas pabrik yang terhambat hanya karena lantai yang rusak.

2. Sulit dibersihkan

Selain dikenal mempunyai daya tahan yang tinggi pengeras lantai juga mempunyai elemen yang terkandung dapat melindungi lantai agar debu dan kotoran tidak mudah menempel pada lantai. Pabrik yang notabene berisi berbagai alat dan mesin produksi berat dapat menjadikan penumpukan debu. Jika lantai pabrik tidak diberi pengeras lantai dapat membuat lantai pabrik akan sulit dibersihkan.

3. Mengeluarkan biaya perawatan

Dilihat dari point pertama bahwa pabrik yang tidak mengaplikasikan pengeras lantai dapat membuat lantai pabrik mempunyai daya tahan yang tidak maksimal dan mudah rusak. Lantai pabrik yang mudah rusak tersebut membuat pengeluaran biaya untuk memperbaikinya dan pemeliharaan pada lantai. Belum lagi jika lantai pabrik mengalami kerusakan yang berulang diberbagai tempat. Tetapi jika lantai diberi pengeras lantai, lantai pabrik akan dapat berumur panjang dan memiliki ketahanan yang ekstra sehingga tidak perlu khawatir merogoh biaya tambahan untuk perawatan lantai.

4. Tingkat keamanan pabrik rendah

Jika pabrik tidak menggunakan pengeras lantai yang mengakibatkan lantai pabrik menjadi mudah rapuh dan rusak, demikian membuat tingkat keamanan pabrik menjadi minim. Lantai yang sewaktu-waktu amblas dapat mengakibatkan resiko yang berdampak pada karyawan ataupun aktivitas pabrik yang menjadi terhambat.

5. Lantai mudah kotor

Debu Lantai yang dilapisi pengeras lantai dapat melindungi lantai dari kelembapan udara, kerusakan pada lantai, maupun non dusting atau anti debu. Hal itu dapat disimpulkan bahwa debu dapat mudah menempel pada lantai pabrik yang tidak memakai pengeras lantai dan akan sulit untuk dibersihkan.

Itu dia 5 efek yang ditimbulkan jika pabrik tidak menggunakan pengeras lantai. Hal tersebut membuat penggunaan pengeras lantai pada lantai pabrik menjadi sangat penting jika melihat bagaimana banyaknya manfaat yang ditimbulkan. Okeh karena itu, penggunaan floor hardener bisa menjadi pertimbangan dalam memberikan rasa aman dan keselamatan kerja pada karyawan pabrik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *