Category Archives: Konstruksi

Mengenal 7 Kelebihan dan Kekurangan Paving Block

Kelebihan dan Kekurangan Paving Block

Paving block atau yang lebih dikenal dengan istilah conblock pasti sudah tidak asing lagi. Baik itu di jalan-jalan perumahan, trotoar, atau permukaan jalan lain conblock lebih sering digunakan. Dibandingkan dengan aspal, conblock adalah alternatif yang lebih banyak dipilih untuk sistem pengerasan jalan. Bahan yang ramah lingkungan ini lebih ramah lingkungan dan juga tidak terlalu mahal.

Teknologi conblock pertama kali muncul dari negara Belanda usai Perang Dunia II. Sebelumnya batu bata digunakan untuk mengeraskan jalan namun persediaannya menipis. Oleh karena itu banyak eksperimen dilakukan dan terciptalah conblock. Perkembangannya pun cukup cepat dari Jerman lalu ke negara-negara wilayah Eropa lainnya.

Kelebihan dan Kekurangan Paving Block sebagai Pertimbangan

Kelebihan dan Kekurangan Paving Block

Biasanya sebagai bahan pengeras jalan aspal hotmix atau cor beton digunakan. Namun sayangnya aspal bukanlah bahan yang ramah lingkungan, sedangkan cor beton sangat mahal harganya. Conblock memiliki kelebihan yang tidak dimiliki kedua bahan tersebut yaitu harga paving block yang terjangkau dan juga ramah lingkungan.

Apabila Anda sedang mencari bahan pengeras jalan apa yang terbaik, perlu mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan conblock berikut ini.

Kelebihan Conblock

Conblock adalah beton pracetak yang terbuat dari bahan semen, air dan abu batu yang dicampur. Tidak ada bahan campuran lainnya sehingga menjaga kualitasnya tetap baik, mengingat fungsinya adalah untuk jalan yang menahan beban berat dan perubahan cuaca ekstrim.

Berikut ini beberapa kelebihan dari material conblock sebagai alternatif pengeras jalan.

1. Daya serap air yang baik

Walaupun dipadatkan dan dicetak, material ini sangat baik untuk menyerap air pada celah-celah yang terdapat pada susunannya. Air yang menyerap akan menjaga keseimbangan air tanah dengan sangat baik. Permukaan jalan akan terhindar dari genangan air atau banjir yang bisa membuat permukaan jalan semakin licin.

2. Proses pemasangan yang cepat

Pemasangannya lebih mudah jika dibandingkan dengan aspal dan juga cor beton. Memasang conblock lebih cepat selesai karena hanya perlu disusun dan direkatkan menggunakan pasir. Tidak ada kerangka yang harus dibuat seperti pemasangan cor beton atau masalah dengan bau aspal.

3. Perawatan yang mudah

Ketika aspal rusak maka perlu penambalan dengan cairan aspal dan mengebor area di sekitarnya. Berbeda dengan perawatan dari conblock apabila terdapat bagian yang pecah. Anda hanya perlu menggantinya dengan conblock baru dan langsung memasaknya. Jadi perawatannya relatif mudah.

4. Berat ringan dengan banyak motif

Conblock memiliki bobot yang relatif ringan sehingga ketinggian jalan akan tetap terjaga. Selain itu ada banyak pilihan motif conblock yang menarik untuk dipilih. Sehingga tampilan jalan tidak tampak monoton, apalagi jika menggunakannya untuk playground. Anda juga bisa memberikannya warna dengan menggunakan cat.

Perlu diperhatikan bahwa harga paving block memang murah dan mudah dipasang tetapi bukan berarti tidak butuh orang profesional untuk memasangnya. Anda harus mempercayakan pemasangannya kepada orang yang berpengalaman supaya hasilnya maksimal.

Kekurangan Conblock

Kelebihan memang menjadi sebuah keuntungan, tapi jangan lupakan juga kekurangan menggunakan conblock. Ada beberapa kekurangan yang dimiliki material jalan ini sebagai berikut:

5. Permukaan mudah bergelombang

Apabila pemasangan tidak benar khususnya saat mempersiapkan pondasi maka permukaan jalan akan mudah bergelombang. Maka dari itu sangat penting untuk menyerahkan pekerjaan memasang conblock pada ahlinya.

6. Tidak cocok untuk jalan raya

Conblock hanya bisa dipasang untuk area jalan yang tidak terlalu sering dilalui kendaraan apalagi kendaraan yang berat seperti truk atau kontainer. Pemasangannya hanya cocok di jalan kecil seperti perumahan, area taman, atau area untuk olahraga.

7. Susunan yang mudah renggang

Walaupun pemasangannya sudah benar, conblock akan mudah bergeser atau renggang terutama di jalan tanjakan atau turunan. Pemasangan terbaik adalah untuk jalanan yang datar.

Paving block menjadi pilihan terbaik untuk pemasangan jalan datar dan sangat hemat budget. Perawatannya yang mudah dan kekuatannya yang bagus membuatnya lebih tahan lama.

Pentingnya Antisipasi Rembesan Kamar Mandi

Antisipasi Rembesan  Kamar Mandi

Kamar mandi merupakan bagian yang tidak kalah penting dari sebuah rumah. Banyak orang yang mendesain kamar mandi sesempurna mungkin agar tidak terjadi masalah dikemudian hari. Salah satu contoh masalah adalah kamar mandi yang bocor sehingga membuat ruangan di sekitarnya kotor dan tidak menarik. Ini adalah masalah yang cukup serius. Tentunya kamu tidak ingin memiliki rumah penuh genangan di mana-mana akibat kamar mandi yang bocor, bukan?

Terjadinya perembesan pada dinding adalah masalah klasik yang kerap terjadi di kamar mandi. Cara mensiasati hal ini adalah dengan penggunaan sebuah lapisan yang anti air atau waterproofing. Banyak hal yang menyebabkan perembesan pada kamar mandi terjadi. Untuk menemukan solusi yang tepat mengatasi masalah rembesan kamar mandi ini, kamu perlu tahu dan paham penyebabnya terlebih dahulu.

Penyebab Terjadinya Rembesan Kamar Mandi

1. Kondisi dinding

Banyak orang yang tidak mengecekan kondisi dinding kamar mandi sebelum melapiskan waterproofing di atas permukaan dinding. Padahal seharusnya dipastikan terlebih dahulu apakah dinding tidak rusak, lubang dan retak. Jika ingin lebih optimal kamu juga bisa melakukan pengecekan sisi-sisi lainnya.

2. Pemilihan waterproofing yang salah

Mengantisipasi dan mengatasi rembesan kamar mandi harus menggunakan lapisan anti bocor yang tepat. Beragam jenis waterproofing yang beredar membuat pembeli kesulitan menentukan pilihan. Jangan tergiur dengan harga murah. Diantara jenis waterproofing yang biasa digunakan adalah cement base, membran base, dan water base. Selain itu jenis-jenis ini juga disesuaikan dengan lokasi penggunaannya misalnya outdoor, indoor dan area yang terendam air. Yang paling cocok untuk antisipasi rembesan kamar mandi adalah anti bocor yang berbahan semen.

3. Proses pengerjaan yang tidak bagus

Dalam proses pengerjaannya, jika tidak dilakukan dengan benar maka hasilnya tidak akan maksimal. Harusnya dilakukan dua tahapan pelapisan anti bocor yakni dengan horizontal kemudian vertikal. Hal ini dilakukan agar pelapisan lebih rapat dan mengurangi potensi adanya celah.

4. Kerusakan saat pemasangan

Jangan lakukan sesuatu yang dapat merusak waterproofing, misalnya bongkar dan pasang pipa serta keramik.

Solusi Rembesan Kamar Mandi

Ketelitian dalam pengerjaan memang suatu hal yang sangat perlu dilakukan agar tidak terjadi masalah. Namun, jika sudah terlanjur, kamu bisa lakukan hal-hal berikut :

1. Periksa titik yang menjadi sumber masalah

Kamu perlu melakukan pemeriksaan pada bagian yang mengalami kebocoran untuk mengetahui penyebab utama. Entah itu jaringan pipa yang terpasang, saluran pembuangan air dan lain sebagainya.

2. Perbaiki

Lakukan perbaikan pada sumber masalah. Misalnya dengan memplester dengan bobok semen, mengganti pipa dan lain-lain. Ingat, pastikan kamu tidak bekerja dua kali!

3. Beri waterproofing

Kamar mandi adalah tempat yang lembab dengan intensitas terkena air lebih banyak dari pada ruangan-ruangan lain. Untuk itu, kamu harus memberikan lapisan anti bocor.

Pentingnya Mencegah Kebocoran Kamar Mandi

Jika kamar mandimu mengalami masalah maka kebersihan rumah dapat terganggu. Rembesan air di lantai juga membahayakan apabila tidak hati-hati khususnya pada anak-anak. Tidak hanya itu, kamar mandi yang menjadi tempat membersihkan diri dapat menganggu aktivitas sehari-hari. Jika kamar mandi bermasalah dan tidak dapat digunakan, maka kegiatan bersih diri juga akan terganggu. Apalagi, jika ada tamu yang datang dan hendak meminjam kamar mandi sementara kamar mandimu bermasalah maka kamu akan kelimpungan sendiri. Lebih baik mencegah, bukan? Gunakan waterproofing sebagai salah satu upaya pencegahan!

Efek yang Didapatkan Ketika Pabrik Tidak Menggunakan Floor Hardener

Pabrik adalah bangunan industrial yang merupakan tempat dimana pengolahan bahan mentah menjadi bahan jadi yang mempunyai nilai. Di Indonesia sudah banyak tersebar berbagai pabrik yang memproduksi berbagai macam barang, pakaian, makanan, maupun benda-benda elektronik. Dalam aktivitas pabrik atau industrial seperti yang kita ketahui menggunakan alat-alat berat dan berbagai mesin industrial yang digunakan untuk perakitan atau pembuatan. Ditambah lagi dengan banyaknya pekerja pabrik, mesin pengangkut barang, troley barang yang berlalu lintas setiap harinya memungkinkan lantai pabrik menjadi mudah rapuh jika tidak diperkuat dengan floor hardener.

Floor Hardener

Floor hardener berasal dari bahasa inggris dari kata floor yang artinya lantai dan hardener artinya pengeras, maka berarti pengeras lantai. Pengeras lantai merupakan teknik kontruksi lantai dengan melapisi serbuk atau semen khusus pengeras diatas coran lantai beton yang masih basah. Tujuan dari penggunaan pengeras yaitu agar lantai dapat kuat dan berumur panjang, serta tahan dari timpaan benda-benda berat. Kita sudah mengetahui keunggulan dari pemakaian bahan tersebut pada lantai pabrik. Namun apa efek yang ditimbulkan pada pabrik yang tidak menggunakan pengeras lantai? Simak uraian singkat mengenai efek pabrik tanpa pengeras lantai dibawah ini.

1. Daya tahan lantai pabrik tidak maksimal

Berbagai mesin pabrik yang digunakan untuk produksi para pekerja yang berlalu lintas membuat daya tahan lantai tidak maksimal dan mudah retak. Bahkan bisa amblas jika lantai pabrik tidak di perkeras dan di pertebal dengan floor hardener. Hal demikian dapat berakibat juga pada aktivitas pabrik yang terhambat hanya karena lantai yang rusak.

2. Sulit dibersihkan

Selain dikenal mempunyai daya tahan yang tinggi pengeras lantai juga mempunyai elemen yang terkandung dapat melindungi lantai agar debu dan kotoran tidak mudah menempel pada lantai. Pabrik yang notabene berisi berbagai alat dan mesin produksi berat dapat menjadikan penumpukan debu. Jika lantai pabrik tidak diberi pengeras lantai dapat membuat lantai pabrik akan sulit dibersihkan.

3. Mengeluarkan biaya perawatan

Dilihat dari point pertama bahwa pabrik yang tidak mengaplikasikan pengeras lantai dapat membuat lantai pabrik mempunyai daya tahan yang tidak maksimal dan mudah rusak. Lantai pabrik yang mudah rusak tersebut membuat pengeluaran biaya untuk memperbaikinya dan pemeliharaan pada lantai. Belum lagi jika lantai pabrik mengalami kerusakan yang berulang diberbagai tempat. Tetapi jika lantai diberi pengeras lantai, lantai pabrik akan dapat berumur panjang dan memiliki ketahanan yang ekstra sehingga tidak perlu khawatir merogoh biaya tambahan untuk perawatan lantai.

4. Tingkat keamanan pabrik rendah

Jika pabrik tidak menggunakan pengeras lantai yang mengakibatkan lantai pabrik menjadi mudah rapuh dan rusak, demikian membuat tingkat keamanan pabrik menjadi minim. Lantai yang sewaktu-waktu amblas dapat mengakibatkan resiko yang berdampak pada karyawan ataupun aktivitas pabrik yang menjadi terhambat.

5. Lantai mudah kotor

Debu Lantai yang dilapisi pengeras lantai dapat melindungi lantai dari kelembapan udara, kerusakan pada lantai, maupun non dusting atau anti debu. Hal itu dapat disimpulkan bahwa debu dapat mudah menempel pada lantai pabrik yang tidak memakai pengeras lantai dan akan sulit untuk dibersihkan.

Itu dia 5 efek yang ditimbulkan jika pabrik tidak menggunakan pengeras lantai. Hal tersebut membuat penggunaan pengeras lantai pada lantai pabrik menjadi sangat penting jika melihat bagaimana banyaknya manfaat yang ditimbulkan. Okeh karena itu, penggunaan floor hardener bisa menjadi pertimbangan dalam memberikan rasa aman dan keselamatan kerja pada karyawan pabrik.