Pentingnya Antisipasi Rembesan Kamar Mandi

Antisipasi Rembesan Kamar Mandi

Kamar mandi merupakan bagian yang tidak kalah penting dari sebuah rumah. Banyak orang yang mendesain kamar mandi sesempurna mungkin agar tidak terjadi masalah dikemudian hari. Salah satu contoh masalah adalah kamar mandi yang bocor sehingga membuat ruangan di sekitarnya kotor dan tidak menarik. Ini adalah masalah yang cukup serius. Tentunya kamu tidak ingin memiliki rumah penuh genangan di mana-mana akibat kamar mandi yang bocor, bukan?

Terjadinya perembesan pada dinding adalah masalah klasik yang kerap terjadi di kamar mandi. Cara mensiasati hal ini adalah dengan penggunaan sebuah lapisan yang anti air atau waterproofing. Banyak hal yang menyebabkan perembesan pada kamar mandi terjadi. Untuk menemukan solusi yang tepat mengatasi masalah rembesan kamar mandi ini, kamu perlu tahu dan paham penyebabnya terlebih dahulu.

Penyebab Terjadinya Rembesan Kamar Mandi

1. Kondisi dinding

Banyak orang yang tidak mengecekan kondisi dinding kamar mandi sebelum melapiskan waterproofing di atas permukaan dinding. Padahal seharusnya dipastikan terlebih dahulu apakah dinding tidak rusak, lubang dan retak. Jika ingin lebih optimal kamu juga bisa melakukan pengecekan sisi-sisi lainnya.

2. Pemilihan waterproofing yang salah

Mengantisipasi dan mengatasi rembesan kamar mandi harus menggunakan lapisan anti bocor yang tepat. Beragam jenis waterproofing yang beredar membuat pembeli kesulitan menentukan pilihan. Jangan tergiur dengan harga murah. Diantara jenis waterproofing yang biasa digunakan adalah cement base, membran base, dan water base. Selain itu jenis-jenis ini juga disesuaikan dengan lokasi penggunaannya misalnya outdoor, indoor dan area yang terendam air. Yang paling cocok untuk antisipasi rembesan kamar mandi adalah anti bocor yang berbahan semen.

3. Proses pengerjaan yang tidak bagus

Dalam proses pengerjaannya, jika tidak dilakukan dengan benar maka hasilnya tidak akan maksimal. Harusnya dilakukan dua tahapan pelapisan anti bocor yakni dengan horizontal kemudian vertikal. Hal ini dilakukan agar pelapisan lebih rapat dan mengurangi potensi adanya celah.

4. Kerusakan saat pemasangan

Jangan lakukan sesuatu yang dapat merusak waterproofing, misalnya bongkar dan pasang pipa serta keramik.

Solusi Rembesan Kamar Mandi

Ketelitian dalam pengerjaan memang suatu hal yang sangat perlu dilakukan agar tidak terjadi masalah. Namun, jika sudah terlanjur, kamu bisa lakukan hal-hal berikut :

1. Periksa titik yang menjadi sumber masalah

Kamu perlu melakukan pemeriksaan pada bagian yang mengalami kebocoran untuk mengetahui penyebab utama. Entah itu jaringan pipa yang terpasang, saluran pembuangan air dan lain sebagainya.

2. Perbaiki

Lakukan perbaikan pada sumber masalah. Misalnya dengan memplester dengan bobok semen, mengganti pipa dan lain-lain. Ingat, pastikan kamu tidak bekerja dua kali!

3. Beri waterproofing

Kamar mandi adalah tempat yang lembab dengan intensitas terkena air lebih banyak dari pada ruangan-ruangan lain. Untuk itu, kamu harus memberikan lapisan anti bocor.

Pentingnya Mencegah Kebocoran Kamar Mandi

Jika kamar mandimu mengalami masalah maka kebersihan rumah dapat terganggu. Rembesan air di lantai juga membahayakan apabila tidak hati-hati khususnya pada anak-anak. Tidak hanya itu, kamar mandi yang menjadi tempat membersihkan diri dapat menganggu aktivitas sehari-hari. Jika kamar mandi bermasalah dan tidak dapat digunakan, maka kegiatan bersih diri juga akan terganggu. Apalagi, jika ada tamu yang datang dan hendak meminjam kamar mandi sementara kamar mandimu bermasalah maka kamu akan kelimpungan sendiri. Lebih baik mencegah, bukan? Gunakan waterproofing sebagai salah satu upaya pencegahan!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *